Jumat, 26 Agustus 2016

Pensil Misteri






Pensil Misteri
Oleh : Kamilia Rafa Insani

Saat aku menulis memakai pensil baru,pensil baruku cantik warna-warni gumamku. Dia menulis sepanjang hari sampai waktu malam,ia tertidur lelap, tiba-tiba pensil Itu bergerak sendiri dan mencoret-coret wajahku,tiba pagi,aku mandi,setelah mandi. Ku langsung salam umi dan berangkat naik sepedah,saat disekolah kawan-kawanku. Bersikap aneh padaku.Aku ditertawakan semua orang,saatku menuju ketempat. Sahabatku,sahabat-sahabatku tertawa melihatku.
“Kenapa sih semua tertawa?
“Engak papa, hihihi” ucap Aisyah

Sampai saatnya ujian PPKN yang di ajar oleh guru paling galak. Aku membuka kotak pensilku. Betapa kagetnya aku karna melihat tidak ada pensil baruku. Untung ada Anis, dia meminjamkan pensilnya untukku. Saatnya pulang. Aku pulang kataku pelan, sambil menuju ke kamar,di kamar aku berkaca sambil bergumam huh...! padahal baru saja kubilang, aku tertawa terbahak-bahak ternyata ada kumis di wajahku, aku lupa tadi malam aku mencoret-coret wajahku sendiri, saat ingin menunjukan kumisnya kepada umi. Sangking lelahnya aku tertidur dan menaruh pensil di mejaku.

Catatan Rure:
1.       Saya mengapresiasi, sangat bangga dengan tulisan anak saya ini, dengan polesan dan beberapa sentuhan tentunya akan dapat menjadikan cerita ini lebih sempurna.
2.       Ending yang Rafa ciptakan cukup membuat saya berkata “Oh ternyata!” semacam twits ending.
3.       Semoga Rafa terus belajar untuk menjadi pendakwah dengan pena.
Share:

2 komentar: